Error 404 page
KOTA PEKANBARU, RIAU
+62 823-8236-1029

Error

404

page not found

The page you are looking for is not available and might have been removed, its name changed or is temprarily unavailable.

audi

Pulang Membawa Hati yang Baru

Umroh bukan sekadar perjalanan ribuan kilometer menuju Tanah Suci. Ia adalah perjalanan hati untuk mendekat kepada Allah SWT.

  • Di balik ihram terdapat pelajaran tentang kesederhanaan.
  • Di balik tawaf terdapat pelajaran tentang fokus kepada Allah.
  • Di balik sa'i terdapat pelajaran tentang ikhtiar dan perjuangan.
  • Di balik kesibukan ibadah terdapat pelajaran tentang kesabaran.
  • Dan di balik seluruh perjalanan terdapat pesan tentang kehidupan, kematian, dan persiapan menuju akhirat.

Karena itu, jangan jadikan umroh hanya sebagai perjalanan yang ingin kita abadikan dalam foto dan cerita. Jadikanlah ia sebagai perjalanan yang mengubah hati, memperbaiki akhlak, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Sebab perjalanan terbaik bukan hanya perjalanan yang membawa kita sampai ke Tanah Suci, tetapi perjalanan yang membuat kita pulang sebagai pribadi yang lebih baik daripada ketika kita berangkat.

MORE INFO

1. Makna Umrah secara bahasa

Kata umrah (عُمْرَة) berasal dari bahasa Arab yang berkaitan dengan makna ziarah atau berkunjung. Dalam konteks ibadah, umrah berarti mengunjungi Baitullah (Ka'bah) untuk melaksanakan ibadah tertentu sesuai tuntunan syariat. Berbeda dengan haji, umrah dapat dilaksanakan kapan saja sepanjang tahun, kecuali dalam kondisi tertentu yang berkaitan dengan pelaksanaan haji..

2. Umrah adalah perjalanan memenuhi panggilan Allah

Ketika seseorang berangkat umrah, sesungguhnya ia sedang melakukan perjalanan menuju rumah Allah, Baitullah.

Perjalanan ini mengandung pesan:

"Ya Allah, aku datang memenuhi panggilan-Mu."

Kalimat Labbaik Allahumma labbaik bukan hanya ucapan lisan. Ia merupakan pernyataan kesiapan seorang hamba untuk tunduk dan memenuhi panggilan Allah.

Karena itu, umrah seharusnya tidak hanya mengubah tempat seseorang, tetapi juga mengubah hati dan kehidupannya.

3. Makna ihram: meninggalkan dunia sejenak

Ihram mengajarkan manusia untuk melepaskan berbagai simbol duniawi. Pakaian ihram yang sederhana mengingatkan bahwa di hadapan Allah:

  • Kaya dan miskin tidak dibedakan oleh harta
  • Pejabat dan rakyat tidak dibedakan oleh jabatan
  • Terkenal atau tidak terkenal tidak menjadi ukuran
  • Yang membedakan manusia adalah ketakwaannya
4. Makna tawaf: menjadikan Allah sebagai pusat kehidupan

Tawaf dilakukan dengan mengelilingi Ka'bah sebanyak tujuh putaran. Secara spiritual, tawaf dapat menjadi simbol bahwa kehidupan seorang Muslim seharusnya berpusat kepada Allah.

Dalam kehidupan sehari-hari, manusia sering menjadikan:

  • Uang
  • Pekerjaan
  • Jabatan
  • Keluarga
  • Popularitas
  • Keinginan Dunia
5. Makna sa'i: berusaha sambil bertawakal

Sa'i dilakukan dengan berjalan antara Shafa dan Marwah sebanyak tujuh kali. Ibadah ini mengingatkan kita kepada perjuangan Siti Hajar ketika mencari air untuk Nabi Ismail AS.

Ada pelajaran yang sangat besar di dalamnya.

Berdoa saja tidak cukup tanpa usaha.

Siti Hajar berlari dan berusaha mencari pertolongan, sementara hatinya tetap bergantung kepada Allah.

Maka sa'i mengajarkan:

Berusaha sekuat tenaga, kemudian serahkan hasilnya kepada Allah.

6. Makna tahallul: simbol memulai kembali

Setelah menyelesaikan rangkaian ibadah umrah, jamaah melakukan tahallul dengan mencukur atau memotong rambut. Ini bukan sekadar memotong rambut. Secara spiritual, tahallul dapat dimaknai sebagai simbol pelepasan dan pembaruan diri.

Seolah-olah seorang jamaah berkata:

"Ya Allah, aku ingin meninggalkan dosa, kesalahan dan kebiasaan burukku. Aku ingin kembali menjadi manusia yang lebih baik."

7. Umrah adalah perjalanan hati

Inilah salah satu makna umrah yang paling dalam. Seseorang mungkin mampu membeli tiket pesawat, hotel dan paket perjalanan. Tetapi perjalanan menuju Allah membutuhkan hati yang benar-benar ingin mendekat kepada-Nya.

Karena itu, umrah bukan sekadar:

Pekanbaru → Jeddah → Makkah → Madinah → pulang.

Tetapi lebih dalam:

Dunia → Allah → kembali ke dunia dengan hati yang berubah.

8. Umrah seharusnya menghasilkan perubahan

Ukuran keberhasilan umrah bukan hanya apakah seseorang sudah pernah melihat Ka'bah. Yang lebih penting adalah:

Apakah setelah pulang ia menjadi manusia yang lebih baik?, misalnya

  • Lebih rajin shalat,
  • Lebih lembut kepada keluarga,
  • Lebih jujur dalam bekerja,
  • Lebih mudah memaafkan,
  • Lebih peduli kepada orang lain,
  • Meninggalkan kebiasaan buruk,
  • Lebih bersyukur,
  • Lebih sabar,
  • Semakin dekat kepada Allah.
9. Makna umrah dalam satu kalimat

Kalau saya harus merangkum makna umrah dalam satu kalimat:

"Umrah adalah perjalanan seorang hamba menuju Baitullah untuk memenuhi panggilan Allah, membersihkan hati, memperbarui iman, dan pulang dengan tekad menjadi manusia yang lebih dekat kepada-Nya."

Dan mungkin ada satu makna yang sangat indah:

"Kita berangkat membawa banyak keinginan kepada Allah, tetapi semoga kita pulang membawa sesuatu yang lebih besar: hati yang lebih dekat kepada Allah."

INGIN BERANGKAT UMROH?

Ada beberapa jadwal keberangkat yang telah kami persiapkan

INGIN BERANGKAT HAJI?

Ada beberapa jadwal keberangkat yang telah kami persiapkan

Contact us

KOTA PEKANBARU, RIAU
Phone: +62 823-8236-1029
WA: +62 823-8236-1029
Email: ....